Daftar Isi DISCLAIMER: Berita/ artikel repost merupakan hak cipta dari sumber yang tercantum. Jika sumber keberatan, agar menyampaikannya di kolom komentar artikel tersebut. Berdasarkan komplain tersebut, artikel/ berita dimaksud akan dihapus dari blog ini. Trims.

Thursday, August 4, 2016

Serial Uttaran Episode Meethi Dituduh Polisi Pakistan sebagai Teroris

Ditulis oleh Yadi Karnadi 7:22:00 PM, Kategori |

Seorang petugas polisi datang dan bilang pada inspektur soal wanita misterius yang menolak tasnya diperiksa dengan detektor logam. Di kereta, Meethi bertemu seorang wanita berkerudung.
Meethi bertemu seorang gadis, Fida, yang sebenarnya pelaku bom bunuh diri. Polisi tahu bahwa ada kemungkinan bom meledak di antara tiga kereta yang hendak menuju Jammu, Jaipur dan Jaunpur. Inspektur minta anak buahnya memberikan peringatan pada semua orang. Saat bicara dengan Fida, Meethi kaget dan takut dia pelaku bom bunuh diri. Melihat ekspresi Meethi yang ketakutan, Fida berkatya dia hanya bercanda. Suami Fida kemudian mengajak Fida pergi, karena ada yang dibicarakan. Meethi semakin curiga melihat Fida dan suaminya. Fida ditampar suaminya. Sang suami minta Fida tidak melupakan misi mereka. Akash siap pergi ke Jammu bersama Rathore untuk mencari Meethi.

Damini tiba di stasiun Jammu mencari Meethi. Tapi sebelum kereta tiba di stasiun Jammu, Fida meledakkan bom. Damini kaget melihat gerbong tempat Meethi berada mengeluarkan api. Akash dan Rathore tiba di stasiun Jammu, dan melihat Damini menangis. Akash menanyakan soal Meethi. Kaget melihat bom meledak, Damini menunjuk gerbong yang meledak dan secara perlahan menjelaskan semuanya. Rathore pelan-pelan menenangkan Damini dan bilang akan mencari Meethi. Tapasya kaget melihat ada bom di kereta saat menyaksikan berita TV. Di rumah, Ekadish melihat TV dan khawatir akan kondisi Akash.

Rathore bilang agar Akash tidak menyerah dan terus mencari Meethi. Dokter bilang pada Tapasya agar Mukta tidak diberitahu soal kabar duka dan mengejutkan demi kesehatan Mukta dan janinnya. Di lokasi ledakan, Damini menyalahkan Akash atas kematian Meethi. Damini bertanya apakah Akash bahagia. Rathore memberi tahu Tapasya dan Jogi Thakur tentang fakta bahwa Meethi ada di gerbong yang meledak akibat bom.

Meethi terhanyut di sungai, diselamatkan oleh pria muda dan ayahnya. Damini melaporkan soal Meethi yang hilang pada kantor polisi, kemudian diinterogasi. Damini bilang pada polisi soal Fida dan suaminya. Dokter memeriksa Vishnu dan Mukta, mengatakan keduanya baik-baik saja.

Samrat memberi tahu Ekadish bahwa Damini telah kembali bersama Rathore sementara Akash masih mencari Meethi. Inspektur di kantor polisi berusaha memberi semangat pada Akash dan minta Akash menenangkan keluarganya. Meethi mulai sadar di rumah Ashfaque, yang menyelamatkannya dari sungai. Keluarga Ashfaque mengurus Meethi dengan baik.

Meethi kabur dari rumah keluarga Ashfaque dan ditangkap polisi Pakistan. Meethi lalu dibawa ke kantor polisi. Nenek Tapasya datang ke kamar Damini dan membentaknya. Nenek Tapasya merasa Damini bertanggung jawab atas kesehatan Mukta yang menurun karena tahu Meethi hilang. Polisi menginterogasi Meethi. Sebelum Meethi memberikan penjelasan, Ashfaque tiba di kantor polisi. Ashfaque meyakinkan Ansari, inspektur di kantor polisi tersebut, bahwa kesehatan mental Meethi terganggu kemudian mengajaknya pulang.

Meethi minta izin pada ibu Ashfaque untuk menelepon Damini. Ashfaque bilang pada Meethi hal tersebut mustahil karena Inspektur Ansari adalah orang yang sangat waspada. Jika Ansari mencium hal mencurigakan, maka keluarga Ashfaque ikut kena masalah. Meethi pergi dari rumah Ashfaque dan mencoba menelepon ke Mumbai lewat telepon umum.

Persiapan Mehendi (acara pra-nikah) Nusrat mulai berlangsung. Zubeda memberikan Nusrat baju baru untuk dipakai saat acara Mehendi. Damini melihat Akash pulang dari Jammu dan kaget tak membawa pulang Meethi. Damini menuduh Akash tidak mencintai Meethi. Saba melihat Meethi memakai sindoor dan memunculkan keributan.

Meethi mengingat Akash dan keluar meninggalkan acara Mehendi. Saat itu Meethi berpapasan dengan kakak Ashfaque, Ashgar, yang tak lain adalah pria di kereta yang diperkenalkan Fida sebagai suaminya. Zubeda datang dan memperkenalkan Ashgar sebagai suaminya. Meethi berusaha mengingat pernah melihat Ashgar di mana. Akash pergi menemui Vishnu dan berharap Vishnu cepat pulih. Mukta kaget melihat Akash dan berkata pada Akash bahwa Mukta yakin suatu hari Meethi akan kembali dan Vishnu akan sembuh. Ansari, inspektur polisi, datang ke acara mehendi Nusrat. Ansari menanyakan siapa Meethi.

Ashgar tiba di saat yang tepat dan memberikan paspor Pakistan untuk Meethi. Ashgar memperkenalkan Meethi dengan nama Fida. Ashgar bilang pada Saba untuk selalu bersama Fida dan menjauhkan dari Ansari. Ashfaque bertanya pada Ashgar bagaimana dia menemukan paspor dengan cepat. Sementara Akash panik melihat foto pernikahannya pecah. Akash melukai tangannya sendiri saat memungut pecahan kaca bingkai foto.

Akash memulai perjalanan di kereta dengan rute sama dengan yang pernah dinaiki Meethi dan Damini sebelumnya. Niloufer datang bertemu Meethi, mengatakan dia sangat mencintai Ashfaque dan ingin menikah dengannya. Niloufer minta Meethi jaga jarak dengan Ashfaque. Damini pergi ke kantor polisi dan membantu pelukis sketsa menggambar wajah Fida. Akash tiba di stasiun Nangla dan mencari info soal Meethi.

Rathore menemui Ambika di penjara. Ambika masih bicara kasar pada Rathore. Damini kaget melihat Akash pulang ke rumah. Damini melihat foto Fida di koran lama. Akash pergi ke rumah tempat Fida pernah tinggal. Seseorang merasa cemas mendengar Akash menanyakan Fida, dan langsung memperingatkan Asghar soal kedatangan Akash.

Ashfaque membelikan sari untuk Meethi. Melihat sari, Meethi sangat senang dan bersemangat. Ashfaque mengatakan sari ini lambang pertemanan mereka. Niloufer cemburu mendengar ini. Nenek Tapasya melihat Mukta mempersiapkan Festival Teej buat Vishnu. Di Pakistan, Asghar bilang pada Meethi bahwa visanya telah siap dan Meethi akan pulang ke India.

Dokter keluar dari ruang operasi dan berkata pada Akash dan Damini bahwa Mukta dan bayinya selamat. Meethi memberikan kado untuk seluruh keluarga Ashfaque. Meethi juga bilang bahwa dia memiliki visa dan akan pulang ke India. Kembali ke Mumbai, Tapasya kaget melihat Nenek Tapasya berdoa di depan abu kremasi dan kaget diberitahu bahwa Vishnu telah meninggal.

Niloufer minta maaf pada Meethi setelah tahu kebenarannya. Niloufer minta saran pada Meethi bagaimana cara mendapatkan hati Ashfaque. Di Mumbai, Nenek Tapasya dan Divya berpikir bagaimana cara menangani kematian Vishnu. Bel rumah berbunyi dan Divya membuka pintu. Di sana ada Tapasya yang datang bersama polisi. Tapasya minta inspektur menahan Nenek Tapasya dan Divya atas pembunuhan Vishnu. Nenek Tapasya ketakutan dan bilang bahwa Vishnu tidak mati, tapi berada di rumah sakit. Tapasya memberi uang pada polisi yang ternyata polisi palsu. Ashqafue bertanya pada Asghar mengapa dia begitu cepat memulangkan Meethi.

Asghar bilang pada Meethi untuk siap-siap karena akan pergi esok hari. Akash dan Kanhaiya bersiap pergi ke Amritsar untuk mencari Meethi di acara yang diselenggarakan oleh India-Pakistan. Di Pakistan, Ansari meningkatkan keamanan karena mendengar ada pergerakan teroris di perbatasan Wagah. Meethi berpamitan pada keluarga Asghar dan bersiap pergi ke perbatasan Wagah bersama Asghar.

Mukta mendengar pertengkaran antara Rathore dan Tapasya. Mukta minta Tapasya pergi bersama Rathore. Ambika dibantu oleh ibunya kabur dari rumah sakit penjara. Akash dan Kanhaiya menghadiri acara Aman Ki Dua. Di Pakistan, bus yang ditumpangi Asghar dan Meethi dicegat polisi. Inspektur Ansari memeriksa identitas penumpang.

Ashfaque yang panik ditenangkan oleh orangtuanya. Ansari datang dan bertanya siapa yang sudah sampai ke rumah. Ashfaque berusaha meyakinkan Ansari bahwa Meethi alias Fida sudah pulang ke rumah ibunya. Mendengar hal ini, Ansari minta Ashfaque menelepon Fida agar Ansari bisa mendengar suaranya. Ansari tak percaya pada Ashfaque dan bilang bahwa Rizvi Saab telah salah dengan percaya pada Ashfaque. Ansari membawa Ashfaque ke kantor polisi sebagai jaminan bahwa Fida alias Meethi akan kembali. Sementara itu, Akash sampai di acara Aman Ki Dua dan mencari Meethi.
Selanjutnya:
Bagian Akhir (Episode-episode Terakhir) Serial "Uttaran" Cerita masih panjang dan seakan mengulang kisah-kisah saat Ichcha dan Tapasya kecil dulu. Setelah tokoh Ichcha dimatikan dan mendonorkan jantungnya untuk Tapasya, Tapasya tetap hidup. Veer kemudian menyusul dimatikan. Kisah berikutnya berlanjut dengan kisah kehidupan keluarga Meethi dan Mukta.
Tags: #uttaran episode hari ini

Wikipedia, youtube, bintang.com, dan sumber lainnya

Sunday, July 31, 2016

Uttaran Episode Hanya Sebuah Keajaiban Bila Vishnu Bisa Sadar Kembali, Meethi Tak Bisa Hamil Lagi

Ditulis oleh Yadi Karnadi 3:52:00 PM, Kategori |

Akash dan Meethi sampai di tempat pesta sebelum yang lainnya. Mereka duduk di tempat yang telah disiapkan manajer hotel dan tiba-tiba tempat pesta menjadi gelap. Di layar, muncul foto-foto Akash dan Meethi......
Akash dan Meethi kemudian saling mengobrol dan berbaikan. Tiba-tiba pesta itu dihadiri keluarga dan teman, yang mengucapkan selamat atas hari ulang tahun pernikahan yang pertama. Sankrant memeluk Akash. Akash merasa Sankrant sedih karena ini berarti tepat setahun Sankrant menikahi Ambika. Nenek Tapasya tiba di rumah sakit dengan membawa tanda tangan Mukta untuk melepas alat bantu hidup Vishnu.

Mukta bertanya pada dokter siapa yang meminta untuk melepas alat bantu hidup Vishnu. Dokter bilang dia melakukan itu karena permintaan Mukta, dan menunjukkan surat yang sudah ditandatangani Mukta. Melihat surat ini, Mukta tahu Nenek Tapasya yang telah mendapatkan tanda tangannya. Akash dan Meethi tiba-tiba diberikan bayi oleh perawat yang mengira mereka orangtuanya. Akash dan Meethi merasa sedih. Jogi Thakur dan Rathore memarahi Nenek Tapasya karena hendak melepas alat bantu hidup Vishnu dan memberinya peringatan.

Meethi terbangun dan mencari Akash. Meethi menemukan Akash di dapur, sedang memasak sarapan untuk Meethi. Melihat kebersamaan Meethi dan Akash, Ekadish merasa senang dan mendoakan mereka. Rathore mulai romantis dengan Tapasya. Mukta menelepon Meethi dan bicara bahwa Rathore dan Tapasya menjadi terganggu karena masalahnya. Mukta minta orangtuanya berlibur. Tapi Tapasya bilang semua baik-baik saja.

Pandita bilang Meethi bahwa dia tak bisa melihat Meethi jadi ibu berdasarkan horoskop. Mukta mencoba merancang kejutan buat Tapasya dan Rathore. Nenek Tapasya membantu menyiapkan. Meethi memutuskan menemui dokter untuk konsultasi.

Meethi syok dokter berkata dirinya mengalami gangguan di uterus, dan tak akan bisa hamil. Meethi sampai di tempat janjian dengan Akash dan melihat Akash dengan wajah khawatir. Akash bertanya bagaimana hasil pemeriksaannya. Tiba-tiba hujan turun dan mereka masuk mobil yang terkena macet. Seorang pengemis mengatakan Meethi tak bisa jadi ibu.

Akash sedang berdoa pada Dewa Shiwa. Tapi saat doa terakhir, angin kencang mulai berhembus dan Akash tak bisa menjaga keseimbangan sampai membuatnya jatuh ke tanah. Meethi berlari ke arah Akash dan minta Akash pulang ke rumah bersamanya. Tapasya dan Rathore kembali melewati malam romantis setelah sekian lama. Meethi mencoba bilang pada Akash bahwa dirinya tak bisa jadi ibu.

Ekadish bilang pada Meethi bahwa Pandita berkata Meethi tak akan pernah jadi ibu. Ekadish minta Meethi periksa ke dokter, Meethi berkata sudah periksa ke dokter dan mengatakan Meethi tak bisa hamil. Ekadish syok mendengar ini. Mukta merasa bahagia karena bayinya terus menendang. Ekadish minta Meethi untuk pergi dari kehidupan Akash karena Ekadish tak akan bisa menerima anak adopsi.

Tak punya pilihan, Meethi memutuskan untuk pergi selamanya dari kehidupan Akash. Sebelum pergi, Meethi menemui Kajri yang sedang berada di dapur dan membuatnya berjanji Kajri tak akan pergi dari rumah. Meethi mengepak barang dan pergi dengan hati senang. Meethi bertemu Damini dan menitipkan CD buat Akash.

Ekadish dan adiknya menyembunyikan CD dari Meethi untuk Akash dan memberikan informasi yang salah soal Meethi. Meethi menunggu telepon dari Akash tapi tidak mendapatkan respon darinya. Meethi pergi bersama Damini. Mukta melihat Meethi di bus dan mengabari Akash. Akash kaget Meethi pergi dari rumah demi dirinya.
Mukta memberi tahu Rathore dan Jogi Thakur tentang Meethi naik bus hendak pergi luar kota. Mendengar ini, Kanha melihat kamar Damini dan kaget Damini tidak ada. Saat mereka berdiskusi, Akash datang bertanya keberadaan Meethi dan Damini. Rathore bertanya apa Mukta ingat nomor bus yang dinaiki Meethi. Mukta memberi tahu nomor bus dan Rathore bilang pada Akash untuk mencari Meethi bersama-sama.

Damini minta Meethi berpikir lagi sebelum meninggalkan Akash dan pergi ke luar kota selamanya. Sankrant tiba di rumah dan mengabari Ekadish bahwa Akash ditahan polisi, Sankrant berniat pergi ke kantor polisi.
Selanjutnya:
Serial Uttaran Episode Meethi Dituduh Polisi Pakistan sebagai Teroris Seorang petugas polisi datang dan bilang pada inspektur soal wanita misterius yang menolak tasnya diperiksa dengan detektor logam. Di kereta, Meethi bertemu seorang wanita berkerudung.
Tags: #uttaran episode hari ini

Wikipedia, youtube, bintang.com, dan sumber lainnya

Sinopsis Film Bangkit!, Film Disaster Pertama Indonesia Berasa Hollywood

Ditulis oleh Yadi Karnadi 2:30:00 PM, Kategori |

Pernah nonton film "2012", film yang berkisah kiamat yang melanda bumi di tahun 2012 ditandai dengan tenggelamnya kota Los Angeles ke Samudera Pasifik? Atau film disaster (tema bencana) lainnya yang menggunakan efek hancurnya sebuah kota semacam film "Volcano"? Nah, ada satu film Indonesia yang seperti itu, judulnya "Bangkit!". Tapi, ups jangan membandingkan kehalusan efeknya dulu. Setidaknya, untuk film pertama, ini merupakan angin segar dan digarap lebih serius dibanding film televisi bertema satria penunggang burung atau naga.

Film besutan Rako Prijanto yang menelan biaya lebih dari Rp12 miliar itu dibintangi oleh Vino G. Bastian, Acha Septriasa, Putri Ayudya dan Deva Mahendra. Film ini mengisahkan tentang kondisi Jakarta yang terkena dampak badai musim dingin di Asia dan badai panas di Australia. Kondisi ini membuat curah hujan menjadi tinggi yang mengakibatkan banjir. Pada saat yang bersamaan, gempa juga mengguncang Jakarta. Penduduk ibukota tak dapat keluar karena akses yang tertutup. Di sisi lain, bencana baru seperti badai diramalkan akan menimpa Jakarta dalam kurun waktu 24 jam.
Pada saat itulah sebuah aksi kepahlawanan dan penyelamatan penghuni kota dilakukan.

Untuk membuat adegan badai, sutradara Rako Prijanto menggunakan teknologi CGI secara maksimal. Pongky Puranto dari Suryanation mengaku bangga dengan pencapain fim ini. "Inilah momen yang begitu istimewa, momen kebangkitan film Indonesia. Dengan bangga kami, Suryanation bersama Kaninga Pictures dan Oreima Films menggagas sebuah produksi layar lebar bergenre bencana pertama di Indonesia," ujarnya seperti dikutip Bintang.com.

Rako Prijanto mengatakan bahwa film ini akan menyuguhkan tidak hanya penuturan cerita baru bergenre disaster, namun juga menggelar lakon aksi heroik seru dan menegangkan dengan balutan kental rekayasa CGI dari para seniman tata efek Indonesia yang berpengalaman di berbagai production di dalam dan luar negeri. Disaster movie merupakan genre film multi jenis karena didalamnya terdapat unsur action, drama, dan thriller.
"Bagi saya genre film Bangkit! sangat menantang untuk dieksekusi dengan goal yang tentu saja secara estetika dan sinematografi harus bagus dan baik. Kami sengaja memilih banjir dan gempa bumi sebagai bencana yang dikisahkan dalam film ini agar membangkitkan keseruan maksimal untuk penonton yang menyaksikannya nanti," kata Rako.

Reza Hidayat, produser Bangkit! menyampaikan bahwa hal menarik dari proses CGI film ini adalah fakta bahwa ini merupakan film dengan jumlah CGI terbanyak sepanjang sejarah, dan dengan tuntutan kualitas yang sangat tinggi, serta timeframe pengerjaan yang singkat.
"Dan memang awalnya mau buat film soal bencana. Biasanya (film-film yang pernah ada) bicara setelah bencana, dan ini penginnya kita bikin film yang during peristiwanya. Apa yang dilakukan orang-orang saat peristiwa itu datang," sambungnya.
"Tentu ini biayanya besar dan banyak. Alhamdulillah, akhirnya bertemu Suryanation yang memiliki misi dan visi yang sama. Pasti orang-orang yang kena masalah kan harus bangkit. Nah kita ambil tagline 'Karena Menyerah Bukan Pilihan'," Reza menambahkan.

Ide pembuatan film ini berawal dari sering terjadinya banjir di Jakarta. "Sebuah cerita bisa jadi dekat dengan penontonnya. Melihat pengalaman SMA aku yang dulu sering banjir dan semua murid libur itu menarik untuk diangkat menjadi film. Film genre ini punya tempat di penontonnya," pungkas Reza.

Film Bangkit! ini, menurut Pongky Puranto dari Suryanation, diproduksi dengan ambisi ingin mempersembahkan sebuah suguhan layar lebar istimewa dengan dukungan visual dan special effect melalui penggunaan ambisius teknologi CGI (Computer-Generated Imagery) yang bisa dibandingkan dengan film-film Hollywood bergenre sama.
"Kami berkomitmen tinggi untuk bisa mempersembahkan sesuatu yang baru dan berbeda kepada penonton Indonesia," sambung Pongky saat talkshow Bangkit! Film Indonesia di Surabaya, Jumat (27/5).

Dalam pemutaran perdana trailer film Bangkit! yang digelar bersamaan dengan talkshow, diperlihatkan kondisi Jakarta yang terkena dampak badai musim dingin di Asia dan badai panas di Australia. Kondisi ini membuat curah hujan menjadi tinggi yang mengakibatkan seluruh kota dikepung banjir.

Bukan hanya itu, di saat bersamaan, gempa turut mengoyak dan merobohkan bangunan-bangunan yang sebelumnya berdiri kukuh. Tak berhenti sampai di situ, bencana baru seperti badai diramalkan akan menimpa dalam kurun waktu 24 jam. Karena seluruh akses tertutup, maka penduduk ibukota pun tidak bisa ke luar.

Bertugas sebagai anggota Tim SAR, sang tokoh utama, yang diperankan Vino, berupaya keras untuk menyelamatkan penduduk ibukota yang tertimpa bencana besar itu. Sementara, di saat yang bersamaan, sebagai kepala keluarga, dia juga harus memikirkan keselamatan keluarganya.

Film ini menjadi sebuah ajang pembuktian bagaimana CGI memiliki potensi yang sangat besar dalam membantu film maker mewujudkan visi cerita mereka. Hal-hal yang di dunia nyata terlalu sulit atau mahal untuk diwujudkan, bisa dilakukan dengan bantuan CGI.

Film Bangkit! yang akan diputar secara serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia di akhir bulan Juli 2016 ini didukung penuh oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, PMI, BMKG, dan Basarnas yang memberikan berbagai dukungan, kemudahan, dan fasilitas perizinan, pengetahuan, lokasi, serta berbagai pelatihan yang dibutuhkan oleh para pemeran dan kru film.
Video Trailer:
Referensi: bintang.com
Video: Youtube

Saturday, July 30, 2016

Orangtua Harus Tahu: Dampak Positif dan Negatif Pokemon Go

Ditulis oleh Yadi Karnadi 10:14:00 AM, Kategori |

Meski belum dirilis secara resmi, para pencinta gim di Indonesia telah heboh memainkan Pokemon Go dengan mengunduhnya melalui APK (Android application package) yang disebar di situs-situs teknologi dan gim.

Permainan ini bisa dimainkan semua usia, mulai anak-anak hingga dewasa. Jika anak Anda mulai ingin memainkan bahkan sudah kecanduan Pokemon Go, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang permainan ini.

Pokemon Go merupakan gim berbasis augmented-reality yang dikembangkan Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic.

Pokemon Go meminta pemainnya berlomba menangkap berbagai jenis monster Pokemon yang tersebar di tempat-tempat tertentu di dunia nyata.

Melalui layar ponsel, pemain bisa mengetahui keberadaan Pokemon, namun untuk menangkapnya pemain harus benar-benar mendatangi lokasi itu.

Pemain berperan sebagai pelatih yang bertugas menangkap sebanyak mungkin Pokemon, lalu melatih mereka hingga memiliki berbagai kekuatan untuk bertarung di level selanjutnya.

Positif dan negatif

Sama halnya dengan permainan lain, Pokemon Go menyebabkan kecanduan pada anak yang memainkannya. Kecanduan inilah yang memunculkan berbagai efek negatif. Bermain hingga lupa waktu bisa membuat anak melupakan hal-hal penting lain seperti belajar, makan, hingga beribadah. Namun ada beberapa hal positif yang didapat ketika anak bermain Pokemon Go ketimbang gim daring lain.

Jika permainan lain membuat anak duduk terpaku dan berpotensi mengalami obesitas, Pokemon Go justru membuat anak dengan sukarela melakukan aktivitas luar ruangan. Demi mencari Pokemon, anak-anak berjalan, berlarian, atau bersepeda ke tempat Pokemon berada. Orang tua tidak perlu khawatir anak-anak akan mengalami obesitas, karena mereka justru aktif bergerak.

Yang perlu diperhatikan, permainan ini mewajibkan pemainnya mengaktifkan layanan GPS (Global Positioning System) dan permainan ini terhubung dengan Google Maps sehingga keberadaan pemain mudah terdeteksi orang lain. Jika lepas dari pengawasan, anak-anak bisa menjadi sasaran tindakan kejahatan ketika bermain Pokemon Go di luar rumah. Inilah sebabnya orang tua perlu terus mengawasi dan mengetahui lokasi pencarian Pokemon oleh anak.

Hal lain yang perlu diwaspadai, karena gim ini harus dimainkan secara bergerak namun dengan pandangan mata tertuju pada layar ponsel, pemain berpotensi mengalami kecelakaan karena kurang fokus pada lingkungan sekitar.

Main bersama anak, mengapa tidak?

Menyadari kekurangan pada permainan ini, pembuat gim Pokemon Go menyarankan agar pemain tidak bermain sendirian, terutama di tempat-tempat yang asing. “Kami menyadari beberapa insiden yang terjadi melibatkan pemain Pokemon Go. Karena itu kami mengimbau agar seluruh pemain Pokemon Go lebih berhati-hati dan waspada terhadap lingkungan sekitar dan bermainlah dengan beberapa teman ketika berada di tempat asing,” ungkap perwakilan Pokemon Company dan Niantic.

Lana Hirschowitz, blogger, penulis, dan mantan editor laman Mamamia dan iVillage di Australia, mengatakan, bermain Pokemon Go bersama anak akan memberikan sejumlah manfaat dalam membangun hubungan orang tua dan anak. Menurut Lana, Pokemon Go permainan yang bisa dinikmati orangtua dan anak. Dengan bermain bersama, Anda mendapat akses memasuki dunia anak-anak.

“Ketika berburu Pokemon bersama, mungkin Anda dan anak menemukan tempat baru bersama-sama. Hal ini akan membantu menciptakan momen dan hubungan yang spesial pada anak dan orangtua,” bilang Lana.

“Berjalan bersama anak (ketika berburu Pokemon) membuat Anda mendapatkan momen untuk mengobrol dalam suasana yang menyenangkan,” imbuhnya.

Dengan bermain bersama anak, selain bisa memastikan anak Anda bermain dengan aman, Anda juga mengendalikan kapan waktunya permainan dihentikan.

Sumber: tabloidbintang.com

Thursday, June 30, 2016

Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti

Ditulis oleh Yadi Karnadi 10:42:00 PM, Kategori |

Pembudayaan Budi Pekerti yang selanjutnya disingkat PBP adalah kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah yang dimulai berjenjang dari mulai sekolah dasar; untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru sampai dengan kelulusan.

Dasar pelaksanaan PBP didasarkan pada pertimbangan bahwa masih terabaikannya implementasi nilai-nilai dasar kemanusiaan yang berakar dari Pancasila yang masih terbatas pada pemahaman nilai dalam tataran konseptual, belum sampai mewujud menjadi nilai aktual dengan card yang menyenangkan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pelaksanaan PBP didasarkan pada nilai-nilai dasar kebangsaan dan kemanusiaan yang meliputi pembiasaan untuk menumbuhkan:
a. internalisasi sikap moral dan spiritual, yaitu mampu menghayati hubungan spiritual dengan Sang Pencipta yang diwujudkan dengan sikap moral untuk menghormati sesama mahluk hidup dan alam sekitar;
b. keteguhan menjaga semangat kebangsaan dan kebhinnekaan untuk merekatkan persatuan bangsa, yaitu mampu terbuka terhadap perbedaan bahasa, suku bangsa, agama, dan golongan, dipersatukan oleh keterhubungan untuk mewujudkan tindakan bersama sebagai satu bangsa, satu tanah air dan berbahasa bersama bahasa Indonesia;
c. interaksi sosial positif antara peserta didik dengan figur orang dewasa di lingkungan sekolah dan rumah, yaitu mampu dan mau menghormati guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, warga masyarakat di lingkungan sekolah, dan orangtua;
d. interaksi sosial positif antar peserta didik, yaitu kepedulian terhadap kondisi fisik dan psikologis antar teman sebaya, adik kelas, dan kakak kelas;
e. memelihara lingkungan sekolah, yaitu melakukan gotong-royong untuk menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan sekolah;
f. penghargaan terhadap keunikan potensi peserta didik untuk dikembangkan, yaitu mendorong peserta didik gemar membaca dan mengembangkan minat yang sesuai dengan potensi bakatnya untuk memperluas cakrawala kehidupan di dalam mengembangkan dirinya sendiri;
g. penguatan peran orangtua dan unsur masyarakat yang terkait, yaitu melibatkan peran aktif orangtua dan unsur masyarakat untuk ikut bertanggung jawab mengawal kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah.

Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk semua jenjang pendidikan disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan peserta didik yang berjenjang dari mulai sekolah dasar; untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru sampai dengan kelulusan.

1) Sekolah Dasar
Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk jenjang pendidikan sekolah dasar masih merupakan masa transisi dari masa bermain di pendidikan anak usia dini (taman kanak-kanak akhir) memasuki situasi sekolah formal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan mengamati dan meniru perilaku positif guru dan kepala sekolah sebagai contoh langsung di dalam membiasakan keteraturan dan pengulangan. Guru berperan juga sebagai pendamping untuk mendorong peserta didik belajar mandiri sekaligus memimpin teman dalam aktivitas
kelompok, yaitu: bermain, bernyanyi, menari, mendongeng, melakukan simulasi, bermain peran di dalam kelompok.

2) Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas/Kejuruan/Khusus Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dilakukan dengan kemandirian peserta didik membiasakan keteraturan dan pengulangan, yang dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru, proses kegiatan ekstrakurikuler, intra kurikuler, sampai dengan lulus.

kemdikbud.go.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TERBARU

Terbaru

KLIPING

Kliping

ARSIP