Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti

Pembudayaan Budi Pekerti yang selanjutnya disingkat PBP adalah kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah yang dimulai berjenjang dari mulai sekolah dasar; untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru sampai dengan kelulusan.

Dasar pelaksanaan PBP didasarkan pada pertimbangan bahwa masih terabaikannya implementasi nilai-nilai dasar kemanusiaan yang berakar dari Pancasila yang masih terbatas pada pemahaman nilai dalam tataran konseptual, belum sampai mewujud menjadi nilai aktual dengan card yang menyenangkan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pelaksanaan PBP didasarkan pada nilai-nilai dasar kebangsaan dan kemanusiaan yang meliputi pembiasaan untuk menumbuhkan:
a. internalisasi sikap moral dan spiritual, yaitu mampu menghayati hubungan spiritual dengan Sang Pencipta yang diwujudkan dengan sikap moral untuk menghormati sesama mahluk hidup dan alam sekitar;
b. keteguhan menjaga semangat kebangsaan dan kebhinnekaan untuk merekatkan persatuan bangsa, yaitu mampu terbuka terhadap perbedaan bahasa, suku bangsa, agama, dan golongan, dipersatukan oleh keterhubungan untuk mewujudkan tindakan bersama sebagai satu bangsa, satu tanah air dan berbahasa bersama bahasa Indonesia;
c. interaksi sosial positif antara peserta didik dengan figur orang dewasa di lingkungan sekolah dan rumah, yaitu mampu dan mau menghormati guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, warga masyarakat di lingkungan sekolah, dan orangtua;
d. interaksi sosial positif antar peserta didik, yaitu kepedulian terhadap kondisi fisik dan psikologis antar teman sebaya, adik kelas, dan kakak kelas;
e. memelihara lingkungan sekolah, yaitu melakukan gotong-royong untuk menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan sekolah;
f. penghargaan terhadap keunikan potensi peserta didik untuk dikembangkan, yaitu mendorong peserta didik gemar membaca dan mengembangkan minat yang sesuai dengan potensi bakatnya untuk memperluas cakrawala kehidupan di dalam mengembangkan dirinya sendiri;
g. penguatan peran orangtua dan unsur masyarakat yang terkait, yaitu melibatkan peran aktif orangtua dan unsur masyarakat untuk ikut bertanggung jawab mengawal kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah.

Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk semua jenjang pendidikan disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan peserta didik yang berjenjang dari mulai sekolah dasar; untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru sampai dengan kelulusan.

1) Sekolah Dasar
Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk jenjang pendidikan sekolah dasar masih merupakan masa transisi dari masa bermain di pendidikan anak usia dini (taman kanak-kanak akhir) memasuki situasi sekolah formal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan mengamati dan meniru perilaku positif guru dan kepala sekolah sebagai contoh langsung di dalam membiasakan keteraturan dan pengulangan. Guru berperan juga sebagai pendamping untuk mendorong peserta didik belajar mandiri sekaligus memimpin teman dalam aktivitas
kelompok, yaitu: bermain, bernyanyi, menari, mendongeng, melakukan simulasi, bermain peran di dalam kelompok.

2) Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas/Kejuruan/Khusus Metode pelaksanaan kegiatan PBP untuk jenjang SMP, SMA/SMK, dan sekolah pada jalur pendidikan khusus dilakukan dengan kemandirian peserta didik membiasakan keteraturan dan pengulangan, yang dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru, proses kegiatan ekstrakurikuler, intra kurikuler, sampai dengan lulus.

kemdikbud.go.id
Read More...

Panduan Penyusunan RPP Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2016

RPP merupakan administrasi wajib bagi seorang guru sebagai rencana dalam melakukan pembelajaran sehari-hari. Dalam pembuatan RPP tentunya harus disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan. Pada penyusunan RPP Kurikulum 2013 revisi tahun 2016, guru harus memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu, misalnya apa itu RPP, bagaimana prinsip-prinsip penyusunannya, apa saja komponennya, dll.

Lalu bagaimana penyusunan atau pembuatan RPP yang benar pada kurikulum 2013 setelah direvisi di tahun 2016 ini? Perlu diketahui bahwa penyusunan RPP Kurikulum 2013 revisi tahun 2016 harus mengikuti Permendikbud nomor 53 tahun 2015 dimana terdapat aturan terbaru yang sudah final, sehingga diharapkan dapat menciptakan pembelajaran intredisipliner, Intradisipliner, Multidisipliner dan Transdispliner.
Prinsip-Prinsip Penyusunan RPP
1. RPP disusun guru sebagai terjemahan dari ide kurikulum dan berdasarkan silabus ke dalam bentuk rancangan proses pembelajaran
2. RPP dikembangkan guru dengan menyesuaikan silabus dengan kondisi di satuan pendidikan
3. RPP mendorong partisipasi aktif siswa.
4. RPP sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 untuk menghasilkan siswa sebagai manusia yang mandiri dan tak berhenti belajar, proses pembelajaran dalam RPP dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mengembangkan motivasi, minat, rasa ingin tahu, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, semangat belajar, keterampilan belajar, dan kebiasaan belajar.
5. RPP mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung. Proses pembelajaran dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
6. RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, remidi, dan umpan balik. Disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI dan KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
7. RPP disusun dengan mengakomodasi pembelajaran tematik, keterpaduan lintas matapelajaran untuk sikap dan keterampilan, dan keragaman budaya. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasikan secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

kemdikbud.go.id
Read More...

31 Agustus 2016 Jatuh Tempo Bayar PBB, Sudah Tahu Caranya?

PBB ialah Pajak Negara yang dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan berdasarkan Undang-undang nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 12 Tahun 1994.

PBB merupakan pajak bersifat kebendaan, secara umum besarnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi/tanah dan/atau bangunan. Keadaan subjek (siapa yang membayar) tidak ikut menentukan besarnya pajak.

Berdasarkan Pasal 1 UU No. 12 Tahun 1985 Jo UU No. 12 Tahun 1994, yang dimaksud ‘Bumi’ adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada di bawahnya. Permukaan bumi meliputi tanah, perairan pedalaman, termasuk rawa-rawa tambak pengairan serta laut wilayah Republik Indonesia.
Sementara ‘Bangunan’ adalah konstruksi teknik yang ditanam atau dilekatkan secara tetap pada tanah dan/atau perairan untuk tempat tinggal, tempat usaha dan tempat yang diusahakan.

Seperti dikutip Rumah.com dari www.pajak.go.id, untuk tahun 2016 ini para wajib pajak diberi jangka waktu untuk membayar PBB maksimal 31 Agustus. Jika melebihi tempo yang ditentukan, maka denda sebesar 2% per bulannya ditanggung oleh wajib pajak. Untuk membayar PBB, wajib pajak bisa melakukannya dengan dua cara, yakni online dan offline.

Metode offline

Jika memilih jalur offline atau datang langsung, maka pembayaran dapat dilakukan melalui:
  1. Bank atau Kantor Pos dan Giro Tempat Pembayaran yang tercantum pada SPPT atau;
  2. Petugas pemungut PBB Kelurahan/Desa yang ditunjuk resmi.
Saat hendak melakukan pembayaran ke dua tempat di atas, wajib pajak cukup menunjukkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB dan sebagai bukti pembayarannya wajib pajak akan menerima Surat Tanda Terima Setoran (STTS).

Apabila SPPT tahunan yang bersangkutan belum diterima wajib pajak, maka sepanjang STTS sudah tersedia di tempat Pembayaran wajib pajak dapat membayar PBB dengan menunjukkan SPPT tahunan sebelumnya.

Dalam hal wajib pajak membayar atau melunasi PBB-nya melalui petugas pemungut, sebagai bukti pembayaran akan diberikan Tanda Terima Sementara (TTS). Selanjutnya oleh petugas pemungut dimasukkan dalam daftar penerimaan harian (DPH PBB) dan disetorkan ke tempat pembayaran yang telah ditentukan.

Setelahnya petugas pemungut menyetorkan hasil penerimaan PBB dari wajib pajak ke Bank atau KPG tempat pembayaran yang ditunjuk, sebagaimana tercantum dalam SPPT/SKP/STP dengan menggunakan DPH dalam rangkap dengan ketentuan.

Untuk daerah yang tidak sulit sarana dan prasarananya, tetapi berdasarkan pertimbangan perlu ditunjuk petugas pemungut, penyetoran dilakukan setiap hari. Sedangkan untuk daerah yang sulit sarana dan prasarananya, penyetoran dapat dilakukan selambat-lambatnya 7 hari sekali.

Metode online

Untuk meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak, pembayaran PBB juga dapat dilakukan melalui tempat pembayaran elektronik yang disediakan bank seperti ATM/teller/fasilitas lain. Keuntungan pembayaran PBB melalui tempat pembayaran elektronik ini adalah:
  1. Melayani pembayaran PBB atas objek pajak di seluruh Indonesia;
  2. Tidak terikat pada hari kerja dan jam operasional bank untuk pembayaran PBB;
  3. Terhindar dari antrian di bank pada saat pembayaran PBB.

Bank yang menyediakan fasilitas elektronik adalah:
  1. ATM dan Counter Teller Bank DKI untuk objek pajak yang berada di wilayah Propinsi DKI Jakarta.
  2. ATM dan Counter Teller Bank Jatim untuk objek pajak yang berada di wilayah Propinsi Jawa Timur.
  3. ATM dan Counter Teller Bank Bumiputera untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
  4. ATM dan Counter Teller Bank Bukopin untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
  5. Counter Teller Bank Nusantara Parahyangan untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
  6. Internet Banking, Phone Plus, ATM dan Teller BNI untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
  7. Internet Banking dan ATM BCA untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
  8. Internet Banking, SMS Banking, Phone Banking, dan ATM Mandiri, untuk objek pajak di seluruh Indonesia.
Tahapan pembayaran PBB melalui ATM sebagai berikut:
  1. Cari menu pembayaran kemudian pilih
  2. Cari menu pajak kemudian pilih
  3. Masukkan Nomor Objek Pajak
  4. Masukkan tahun pembayaran PBB
  5. Kemudian akan muncul informasi tentang objek pajak, tagihan, dan namanya
  6. Periksa dengan teliti identitas dan jumlah pokok pajak yang harus dibayar
  7. Jika sudah sesuai, tekan tombol bayar
Bila melakukan pembayaran melalui metode online, ada satu hal yang perlu Anda ingat. Yakni, jangan buang bukti pembayaran karena ini merupakan barang bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan yang sah melalui ATM.

rumah.com
Read More...

Uttaran Episode Mukta akan Menikah dengan Akash?

Ekadashi menarik kasusnya kembali dan Rathore pun bebas dari penjara. Untuk memberikan kabar baik ini pada Meethi, Damini memutuskan untuk pergi ke kediaman Bundela. Ia mencapai rumah Bundela tetapi tidak melihat batas yang telah dibuat Meethi. ....
Dia melangkah ke 'ruangan' Akash karena berpikir ruangan itu bagian ruangan Meethi dan Wisnu. Dia terkejut melihat Akash tidur dengan potret Meethi di tangannya. Damini pun menuduh Akash masih ingin membalas dendam dan merusak kehidupan Meethi.
Akash berusaha menenangkan Damini yang histeris melihat sosoknya di rumah Bundela. Akash membawakan Damini segelas air minum. Tapi Damini tidak mau minum.

Vishnu pulang saat kejadian ini. Damini marah pada Vishnu yang membiarkan Akash tinggal di rumah Bundela. Vishnu memastikan Meethi baik-baik saja. Damini tidak percaya, apalagi melihat banyaknya foto Meethi di kamar Akash.
Vishnu kemudian mengambil sebuah foto Akash dan Meethi. Vishnu lalu membakarnya. Akash tak kuasa menitikkan airmata.
Akash mengambil abu foto itu dan memasukkan ke gelas berisi air minum yang tadinya buat Damini. Akash berkata pada Damini tak bermaksud berbuat kasar tapi Akash memastikan bahwa dirinya dan Meethi akan bersatu.

Agarth kaget mengetahui Rathore bebas dengan cepat. Agarth berencana menyelidiki siapa yang sebenarnya membantu pembebasan Rathore. Ekadashi berlagak tidak tahu. Ekadashi minta Agarth berjanji tidak ada lagi nyawa yang melayang. Dalam hati Ekadashi berkata dia membebaskan Rathore demi Akash.

Akash mengajak Mukta bertemu di sebuah tempat. Mukta bingung apa tujuan Akash, namun mengiyakan. Setibanya di tempat yang dijanjikan, Akash memberikan Mukta undangan bertuliskan "pernikahan Mukta dan Akash". Mukta kaget. Akash berkata ini adalah satu-satunya cara untuk memisahkan Vishnu dan Meethi. Mukta keberatan. Tapi Akash bersikukuh, dia berkata tidak akan ada pernikahan, melainkan hanya semacam gertakan.

Mukta kepikiran ide Akash untuk pura-pura menikah dengannya. Rathore masuk ke kamar Mukta dan melihat undangan pernikahan Akash-Mukta. Rathore mendukung rencana Akash. Menurut Rathore, dengan gertakan undangan pernikahan Mukta dan Akash bisa membuka mata Vishnu. Mukta masih ragu meski Rathore telah mendukungnya.

Damini minta Meethi dan Vishnu pulang ke rumah keluarga Jogi Thakur setelah tahu Akash tinggal di rumah keluarga Bundela. Sebelum pergi Akash memberikan gelang kaki pada Meethi. Akash mengingatkan bagaimanapun mereka pernah jadi suami istri.

Mukta menyambut kepulangan Meethi dan Vishnu di rumah keluarga Jogi Thakur. Ketika makan malam, Mukta mengumumkan dirinya akan menikah dengan Akash. Semua kaget. Damini dan Tapasya berusaha mengingatkan Mukta tentang siapa Akash. Rathore langsung membela Mukta. Mukta menunjukkan undangan dan berkata pernikahannya dengan Akash tiga hari lagi. Ini membuat Tapasya emosi dan meninggalkan meja makan, diikuti anggota keluarga yang lain.
Rathore menenangkan Mukta, meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Ekadashi menemui Akash di rumah Bundela. Ekadashi ingin tinggal bersama Akash tapi Akash menolak. Pavitra berkata bahwa Ekadashi lah yang membuat Rathore bebas dari bekerja. Ekadashi memohon untuk diizinkan menginap semalam saja.

Damini dan Tapasya berdiskusi tentang keputusan Mukta menikah dengan Akash. Damini merasa Akash punya kelainan jiwa karena melihat foto-foto Meethi di dinding kamar Akash. Tapasya berkata tak akan membiarkan pernikahan Mukta dan Akash terjadi.
Tapasya mendatangi Rathore dan minta pernikahan dibatalkan. Rathore berkata tidak akan mengganggu keputusan Mukta.

Vishnu menemui Mukta diam-diam, demikian pula Meethi menemui Akash di tempat berbeda. Baik Meethi dan Vishnu merasa apa yang dilakukan Mukta dan Akash hanya untuk balas dendam. Mukta dan Akash menantang balik, jika ingin pernikahan mereka batal maka Vishnu dan Meethi cuma punya dua hari sebelum hari pernikahan.

Mukta memberikan undangan pada Vishnu, tapi Vishnu membuangnya. Demikian pula Meethi yang melempar undangan yang diberikan Akash. Meethi memastikan pernikahan Akash dan Mukta tak akan terjadi.

Akash menjemput Mukta di rumah Jogi Thakur. Melihat hal ini, Vishnu pun cemburu. Akash memberi tahu Mukta bahwa Vishnu diam-diam mengamati mereka dengan wajah cemburu. Mukta senang rencana ini berhasil.
Vishnu tak bisa menahan diri saat melihat Akash hendak mencium Mukta. Vishnu langsung marah dan berniat menghajar Akash. Mukta balik marah karena menganggap Vishnu tidak ada urusan dengan dirinya. Meethi terbangun melihat kebisingan ini.

Perayaan Diwali, Rathore dan Tapasya memberi hadiah untuk Meethi dan Mukta. Akash datang pada saat itu. Tapasya langsung menunjukkan rasa tidak suka dan menolak ketika Akash hendak minta berkat.

Akash kembali membuat sandiwara dengan Mukta. Kali ini tirai rumah tidak sengaja terbakar, dengan kondisi Meethi dan Mukta terjebak di dalamnya.
Mereka meminta pertolongan. Seluruh keluarga datang. Vishnu menyelamatkan Mukta, Akash menyelamatkan Meethi.

Jogi minta untuk membawa Meethi dan Mukta ke rumah. Dokter berkata Mukta dan Meethi pingsan karena asap. Vishnu minta maaf pada Meethi.
Meethi minta Vishnu untuk pergi menemui Mukta dan mengatakan perasaannya. Damini mengetahui bahwa Vishnu datang ke kamar Mukta dan Akash ke kamar Meethi. Vishnu bertanya pada Mukta apakah ia siap hidup bersamanya? Mukta bersedia.

Rathore datang ke rumah Jogi Thakur, dan mengungkapkan pada semua orang tentang perasaan saling cinta Mukta dan Vishnu. Mendengar hal ini, Damini sulit menerimanya. Meethi mengakui kepada Aakash bahwa dia mencintainya, tapi mereka tak bisa bersatu.

Rathore membuat seluruh keluarga mengerti dan menerima cinta Vishnu dan Mukta. Akash mengatakan bahwa ia telah kehilangan Meethi selamanya.
Damini merestui Vishnu dan Mukta. Nenek Tapasya menelepon Ekadashi (ibu Akash) dan mengatakan bahwa ia tidak bisa mencegah Mukta menikah dengan Vishnu. Mukta berterimakasih pada Meethi karena pergi dari kehidupan Vishnu.

Rathore melihat Nenek Tapasya gelisah. Rathore berkata sudah tahu apa yang ada di pikiran Nenek Tapasya. Nenek Tapasya meski tidak suka Mukta menikah dengan Vishnu, tetap berharap ada pesta besar saat pernikahan Mukta-Vishnu. Rathore kemudian mengumpulkan seluruh anggota keluarga dan mengatakan siap menggelar pesta pertunangan malam ini juga untuk Mukta dan Vishnu. Tapasya berniat mendandani sendiri Mukta.
Mukta dan Vishnu pergi ke rumah Akash untuk mengirimkan undangan pesta pertunangannya. Akash ingin datang tapi tidak enak karena ada Meethi. Mukta menyuruh Vishnu memaksa Akash untuk hadir ke pesta pertunangan mereka.

Akash akhirnya memenuhi undangan Mukta dan Vishnu. Vishnu dan Mukta berdansa di pesta tersebut. Akash dan Meethi terlihat canggung di pesta tersebut. Akash memberanikan diri untuk memuji Meethi cantik. Meethi pun berterima kasih.

Ekadashi mendapat mimpi buruk. Di mimpinya, Agarth membunuh Akash. Mengetahui Akash keluar rumah, Ekadashi segera menyusul ke rumah Jogi Thakur. Namun Agarth sudah terlebih dulu tiba di sana.

Rathore mengatur agar Akash berdansa dengan Meethi. Rathore kemudian meminta Akash mengambil cincin pertunangan yang tertinggal di lantai dua. Tanpa Akash sadari, dirinya diikuti oleh Agarth.

Meethi sedang memandangai gelang kaki pemberian Akash ketika Akash datang untuk mengambil cincin pertunangan Vishnu dan Mukta. Akash kembali mengatakan cintanya kepada Meethi. Saat itu Meethi melihat Agarth mengarahkan pistol pada Akash. Meethi mendorong Akash agar tidak tertembak, tapi justru dirinya yang tertembak. Akash kaget melihat Agarth di sana memegang pistol.

Meethi segera dilarikan ke rumah sakit. Damini menuduh Akash yang menembak Meethi karena tidak cintanya tak terbalas. Akash menjelaskan bahwa Agarth berniat menembak Akash tapi Meethi pasang badan, sehingga Meethi yang tertembak. Damini tidak percaya dan menampar Akash. Jogi Thakur berusaha memisahkan Akash dan Damini.
Damini mendatangi Akash dan berlutut di kakinya memohon agar Akash meninggalkan Meethi.
Akash menyuap perawat agar diizinkan menengok Meethi. Saat itu Meethi batuk darah. Akash terpikir ucapan Damini yang menyebut dirinya pembawa sial bagi Meethi. Akash terpikir untuk meninggalkan Meethi.
Mendengar kondisi Meethi kritis, Akash merasa bersalah dan meneriakkan protesnya kepada dewa.
Meethi menjalani operasi, tiba-tiba saja listrik rumah sakit mati. Vishnu mengabari ini pada Akash. Akash kemudian berdoa di kuil agar dewa menyelamatkan Meethi.

Operasi Meethi berjalan lancar. Mukta dan Vishnu menengok Meethi. Mukta mengetahui bahwa Meethi ingin bicara dengan Akash. Vishnu mencoba menelepon Akash tapi HPnya tidak aktif. Mukta tidak mengerti mengapa Akash tidak menengok Meethi. Damini berkata bahwa dirinya yang menyuruh Akash menjauhi Meethi. Mukta menyesalkan perbuatan Damini, mengingat Meethi sangat mencintai Akash. Damini yakin Akash menembak Meethi. Mukta menegaskan Akash tidak mungkin berbuat seperti itu. Akash mengalami sakit karena kesedihan. Akash senang mendengar Meethi sudah siuman. Namun Akash kembali sedih karena berarti dia harus menjauhi Meethi.

Meethi memimpikan Akash. Dalam mimpinya Akash ada di kamar rumah sakit tapi tidak bergerak. Saat Meethi berusaha menghampirinya, Meethi jatuh dari ranjang rumah sakit. Meethi berteriak. Keluarga mendengar ini tapi suster dan dokter melarang masuk.
Selanjutnya:
Uttaran Episode Meethi Lumpuh, Akash Dijodohkan dengan Ambika Dokter memeriksa Meethi. Meethi tidak bisa menggerakkan kakinya. Meethi bahkan tidak bisa merasakan apa-apa pada kakinya. Dokter memanggil Damini. Peluru itu ternyata menembus tulang belakang Meethi sehingga Meethi dikhawatirkan tidak bisa berjalan lagi. Damini histeris mendengar ini.
Tags: #uttaran episode hari ini

Wikipedia, tabloidbintang, youtube, dan berbagai sumber
Read More...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Daftar Isi DISCLAIMER: Berita/ artikel repost merupakan hak cipta dari sumber yang tercantum. Jika sumber keberatan, agar menyampaikannya di kolom komentar artikel tersebut. Berdasarkan komplain tersebut, artikel/ berita dimaksud akan dihapus dari blog ini. Terima kasih.