Selamat datang. Selamat belajar, selamat berprestasi. Semoga sukses

Galeri Video

Powered by: Youtube

Kliping Pendidikan

Kliping Berita PNS

Otomotif

wawasan Islam

Kesehatan

loading...
loading...

PSSI mengumumkan nama resmi kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia. Liga akan digulirkan dengan titel Gojek Traveloka Liga 1. Setelah memastikan TV One sebagai official broadcast Liga 1 dan LIga 2, PSSI sekaligus mengumumkan nama resmi kompetisi Liga 1.
"Nama liga itu, Gojek Traveloka Liga 1. Apalah arti sebuah nama, tapi nama itu sudah resmi ya," ujar Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi usai menggelar rapat di Makostrad, Jakarta, Rabu (29/3).

Gojek bersama-sama Traveloka mendapatkan nama itu sebagai sponsor utama Liga 1. Operator transportasi online dan perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel itu akan mendukung kompetisi selama satu musim.
Rencananya Liga 1 akan mulai bergulir 15 April 2017, sedangkan Liga 2 mulai 18 April.

Sebelumnya, berbagai perusahaan pernah menghiasi kompetisi sepak bola nasional dengan menampangnya nama perusahaan mereka sebagai nama kompetisi resmi.
Berikut deretan sponsor Liga Indonesia sejak musim 1994.

1. Dunhill
Perusahaan rokok asal London, Inggris itu menjadi nama resmi liga sejak musim 1994-1996.
Dunhill tercatat sebagai sponsor pertama era modern sepak bola Indonesia yang memulai kompetisi profesionalnya sejak 1994.
Sejak masa kolonial atau periode 1930an, Indonesia hanya punya kompetisi amatir yang disebut Kompetisi Perserikatan.
Baru pada periode 1980an, muncul kompetisi semi profesional bernama Liga Sepak Bola Semi Profesional Pertama atau biasa disebut Galatama.
Kompetisi Perserikatan dan Galatama kemudian dilebur menjadi satu pada 1994 dan menjadi Liga Indonesia atau Liga Dunhill karena alasan sponsor.
2. Kansas
Perusahaan rokok kembali menjadi penyokong utama sumber pendanaan Liga Indonesia dengan masuknya Kansas menggantikan Dunhill.
Liga Kansas menjadi nama resmi kompetisi selama dua musim pada 1996-1997.
Setelah itu Kansas tak melanjutkan kerja sama lagi.
Liga Indonesia pada 1997-1999 akhirnya tak mempunyai sponsor di tengah krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat itu.
3. Bank Mandiri
Akhirnya Liga Indonesia kembali mendapat sponsor pada 1997.
Liga Bank Mandiri menjadi kompetisi pertama Liga Indonesia dengan sponsor di luar perusahaan rokok.
Bank Mandiri termasuk lama menjalin kerja sama sejak 1999-2004 atau selama lima tahun.
4. Djarum
Perusahaan rokok nampaknya sangat tertarik menjalin kerja sama dengan PSSI dalam mendanai jalannya kompetisi Liga Indonesia.
Nama kompetisi pun berubah menjadi Liga Djarum Indonesia pada 2005-2007.
Tahun 2008 nama kompetisi berubah lagi namun Djarum masih tetap menjadi sponsor utama.
Nama kompetisi menjadi Djarum Indonesia Super League atau biasa disingkat ISL karena perubahan format.
Sebelumnya, kasta tertinggi Liga Indonesia adalah Divisi Utama.
Sejak mengganti format dan menjadi ISL, Divisi Utama hanya menjadi kasta kedua.
ISL dengan Djarum sebagai sponsornya bertahan sampai musim 2011.
5. Bank QNB
Qatar National Bank masuk sebagai sponsor baru Liga Indonesia pada 2015.
Nama kompetisi pun berubah lagi menjadi Liga QNB.
QNB menjadi sponsor setelah Liga Indonesia tak punya sponsor sejak Djarum mengakhiri kerja sama pada musim 2011.
Namun kebersamaan QNB dan Liga Indonesia tak bertahan lama.
Sanksi dari pemerintah ditambah lagi dari FIFA membuat PSSI tak bisa menjalankan kompetisi.
Selain itu era 2006-2009an, PSSI juga menyelenggarakan sebuah turnamen yang pesertanya terdiri dari berbagai divisi di tanah air yang diberi nama dengan Copa Dji Sam Soe.

Sumber: tribunnews, detik.com


loading...
Bagikan artikel ini:
Suka artikel ini?
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top