Selamat datang. Selamat belajar, selamat berprestasi. Semoga sukses

Galeri Video

Powered by: Youtube

Kliping Pendidikan

Kliping Berita PNS

Otomotif

wawasan Islam

Kesehatan

loading...
loading...

Klub Sepakbola Asing yang Dimiliki Orang Indonesia
Klub Sepakbola Asing yang Dimiliki Orang Indonesia--

D.C. United (Major League Soccer (MLS), Amerika Serikat)
Tak lama lagi mayoritas saham D.C. United akan dimiliki oleh pengusaha Erick Thohir.
Ketertarikan Erick untuk mengakuisisi United ini mulai muncul pada bulan Maret silam, saat mencari sebuah klub MLS untuk dibeli sahamnya. Dia juga sempat bertemu para pemain United di Stadion RFK pada akhir Mei.
Usaha Erick untuk mengambil alih klub yang penah diperkuat John Harkes, Eddie Pope, dan Earnie Stewart ini makin lancar karena Chang mengalami kesulitan keuangan. Apalagi, Chang tak lagi didukung oleh partnernya, Victor MacFarlane, dalam tiga tahun terakhir ini.
Pembelian saham United ini membuat Erick akan punya dua klub di Amerika Serikat. Sebelumnya, dia juga membeli saham klub basket NBA, Philadelphia 76ers, pada tahun lalu.
Erick adalah sosok yang sudah malang melintang di dunia olahraga Indonesia. Dia adalah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) dan sekarang memiliki klub basket Satria Muda dan Indonesia Warriors. Lewat Mahaka Group, Erick juga pernah mendatangkan Los Angeles Galaxy ke Indonesia. Selain itu, dia merupakan Chief of Mission Kontingen Indonesia di Olimpiade 2012.

CS Vise (Belgia)
Mayoritas saham Klub sepakbola Royal Cercle Sportif Vise (CS Vise) kini dikuasai Keluarga Bakrie melalui PT Pelita Jaya Cronus. Klub tersebut resmi dibeli Pelita 15 April 2011.
Tiak dijelaskan berapa nilai pembelian saham klub tersebut. Informasi yang berkembang lebih dari 50 persen sahamnya telah dikuasai Pelita Jaya.
Meski telah membeli saham mayoritas namun secara kepengurusan klub, Pelita Jaya tetap mempercayakan Thiry sebagai presiden klub. Pelita Jaya hanya memasukan beberapa orangnya di klub tersebut, seperti Andhika Nuraga Bakrie, sebagai chairman klub, dan Iman Djunardi sebagai direktur klub.
Klub Vise saat ini berada peringkat 5 divisi II Belgia. Meski demikian, masa depan klub ini diharapkan bisa cemerlang dalam 2-3 tahun mendatang. Sebab secara infrastruktur klub ini sudah baik.
Salah satu infrastruktur yang dimili vise adalah Vise Football Academie (VFA). Akademi ini memiliki setidaknya 400 siswa yang usianya mulai dari 6 tahun hingga 17 tahun. Selain itu VFA punya 10 lapangan untuk berlatih.

Brisbane Roar FC (Australia)
Bakrie Group, grup perusahaan milik konglomerat Aburizal Bakrie terhitung sejak Senin 6 Februari 2012, telah membeli 30% sisa saham sebuah klub sepakbola Australia, Brisbane Roar FC, dari Federasi Sepakbola Australia (FFA).
Transaksi tersebut menjadikan Bakrie Group sebagai pemilik utuh Brisbane Roar FC sebab sebelumnya Bakrie Group telah memiliki 70% saham dari klub tersebut. Kini, Bakrie Group tercatat sebagai pemilik asing pertama dari salah satu klub sepakbola di FFA.
Kepemilikan penuh Brisbane Roar FC oleh Bakrie dijadikan sebagai batu loncatan untuk membantu mengembangkan sepakbola Asia, terutama Indonesia.
Menurut juru bicara Bakrie Group, Chris Fong, pembelian Brisbane Roar FC akan menyebabkan kerugian selama beberapa tahun. Namun, grup perusahaan raksasa tersebut menyatakan tidak bermaksud mencari keuntungan melainkan ingin memfasilitasi talenta muda dari Indonesia dan negara berkembang lainnya untuk mengembangkan bakat di bidang sepak bola.

Dari berbagai sumber


loading...
Bagikan artikel ini:
Suka artikel ini?
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top